Analisis SWOT merupakan perencanaan bisnis yang digunakan untuk memaparkan berbagai potensi, kelemahan, peluang, hingga ancaman atau kendala yang dapat ditemui saat menjalankan suatu bisnis. Termasuk bisnis makanan atau usaha kuliner.

Baca Juga : 4 Manfaat Micin untuk Tanaman Strawberry

Kata SWOT merupakan singkatan dari Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), Threat (Ancaman). Analisis ini sering digunakan di berbagai bisnis yang hendak dijalankan, tidak terkecuali untuk bisnis makanan.

Analisis SWOT dalam bisnis makanan atau bisnis kuliner berguna sebagai perencanaan untuk mempermudah dalam menjalankan bisnis, serta perencanaan menjadi lebih terarah dan dapat memprediksi kendala yang akan dihadapi kedepannya agar bisnis bisa bersaing dengan sehat.

5 Tips Analisis SWOT yang Dapat Diterapkan Pada Bisnis Makanan:

1. Pahami Kekuatan Produk

Dalam menjalankan bisnis makanan atau kuliner kamu perlu memahami apa saja yang menjadi kekuatan produk makanan yang kamu tawarkan, yaitu dengan menerapkan salah satu unsur dari analisis SWOT yakni strength. Dengan memahami kekuatan produk, kamu akan menjadi lebih mudah dalam menganalisa pasar dan memasarkan produk atau bisnis makanan yang kamu tawarkan.

2. Sadari Kelemahan Produk

Dalam menjalankan sebuah bisnis tentunya tidak ada yang sempurna, semua pasti memiliki kelemahannya masing-masing. Namun kelemahan tersebut jangan sampai membuat kamu mundur sebelum memulai bisnis. Sadari apa saja kelemahan dari produk yang kamu tawarkan dan buat rencana atau planning untuk menangani kelemahan tersebut, agar nantinya jika ada ketidakpuasan dari customer kamu sudah tahu harus berbuat apa dan bagaimana cara menanggapi atau memberikan respon yang tepat.

3. Jeli Dalam Melihat Peluang Usaha

Seorang pengusaha atau pebisnis sukses biasanya sangat jeli dalam melihat peluang untuk berbisnis, terutama bisnis kuliner. Hal tersebut penting dan sangat dibutuhkan jika ingin bisnismu bertahan dan terus berkembang. 

Peluang usaha biasanya mudah ditemukan di sekitar kita, coba deh kamu menganalisa di sekitar tempat tinggalmu kira-kira kuliner atau makanan apa yang cocok dan lagi banyak diminati oleh orang-orang di sekitar tempat tinggalmu. Ingat yah untuk menyesuaikan rencana bisnis kuliner tersebut dengan target pasar yang luas.

4. Atur Strategi Untuk Menghadapi Kompetitor

Hampir semua bisnis pasti memiliki pesaing atau kompetitor, hal tersebut tidak harus selalu direspon secara negatif. Justru, dengan adanya kompetitor bisa memicu agar kamu terus memberikan yang lebih baik untuk customer kamu. Dengan adanya kompetitor juga dapat membuatmu berpikir secara kreatif agar terus berinovasi, dengan begitu produkmu pun mampu bersaing secara sehat dengan kompetitor.

5. Rajin Melakukan Riset Pasar atau Market

Jika ingin bisnis makanan atau kuliner bisa bertahan dan mencapai target yang tepat, maka kamu harus rajin melakukan riset pasar untuk produk atau bisnis kulinermu. Hasil riset pasar yang akurat tentunya mampu meningkatkan target penjualanmu. Dengan melakukan riset, kamu juga bisa mengetahui model bisnis seperti apa yang cocok untuk kamu terapkan.

Nah itulah 5 tips analisis SWOT dalam bisnis makanan yang bisa kamu terapkan dalam usaha kuliner yang ingin atau sedang kamu rintis.

Sudah Tahu Tips Analisis Swot Dalam Bisnis Makanan?

Yuk awali dengan bergabung menjadi mitra soebigroup.com. Soebi group merupakan perusahaan produsen bahan makanan (salah satunya produk MSG atau penyedap rasa berkualitas) yang berdiri sejak tahun 1978. Kini Soebi Group membuka kesempatan bagi kamu yang ingin memulai usaha bisnis makanan atau kuliner dari awal. Yuk kunjungi soebigroup.com untuk informasi lebih lanjut yah!

 

Open chat